4 Hal Penting Terkait Pemasangan AC di Rumah

Pemasangan AC di rumah, menjadi sangat penting akhir-akhir ini. Seperti kebutuhan primer. Terlebih bagi kita yang tinggal di kota-kota besar. – ide.News

Indonesia sebagai salah satu negara tropis dengan suhu rata-rata mencapai 28°C – 35°C. Hal itulah yang membuat sebagian besar masyarakat Indonesia cenderung membutuhkan pengkondisi udara dalam rumah mereka.

Salah satu alat yang sering dipakai untuk mengkondisikan udara dalam ruang adalah AC (Air Conditioner). Dan bahkan, saat ini AC sudah menjadi kebutuhan yang tidak bisa dikesampingkan.

Banyaknya kalangan yang menggandrungi pemasangan AC di rumah membuat produsen AC dan jasa pemasangannya kian menjamur. Jika Anda merupakan pelanggan baru yang hendak memasang AC, Anda bisa mencari referensi terlebih dahulu tentang berbagai tips memasang AC rumah yang benar.

Hal tersebut penting karena Anda harus paham bahwa  pada dasarnya pemasangan AC akan berpengaruh terhadap kenyamanan dan konsumsi listrik di rumah Anda.

Persiapkan Hal-hal Berikut Sebelum Pemasangan AC di Rumah

pemasangan ac di rumah
pemasangan ac di rumah jadi kebutuhan primer?

 Banyak orang mengira bahwa memasang AC merupakan hal yang mudah dilakukan. Beli di toko, panggil tukang dan pasang lalu jadi. Padahal nyatanya tidak demikian.

Masih banyak hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam pemasangan AC, agar penggunaannya lebih efektif dan efisien. Berikut hal-hal yang harus Anda perhatikan seputar pemasangan AC di rumah.

1. Lakukan pengecekan tegangan dan daya listrik rumah Anda

Memasang AC di rumah perlu melakukan pengecekan daya listrik. Pengecekan daya dan tegangan listrik sangat penting dalam prosedur awal pemasangan AC. Jika hal ini tidak diperhatikan maka dikhawatirkan akan berpotensi menimbulkan permasalahan kelistrikan rumah yang serius.

Seperti misalnya daya atau tegangan rumah yang tidak sesuai jika dipasangi AC. Jika masalah tersebut yang terjadi maka Anda bisa langsung melakukan instalasi ulang listrik rumah Anda.

Sesuaikan juga PK (satuan kapasitas AC) dengan kebutuhan Anda. AC pada umumnya tersedia dalam ukuran 1/2, 3/4, 1, 1 1/2, 2, hingga 2 1/2 PK. Semakin besar nilai PK maka konsumsi listrik juga akan semakin besar.  Jadi pandai-pandailah dalam menyiapkan kebutuhan pemasangan AC terutama pengecekan daya listrik.

2. Pasanglah AC di ruang dengan minim ventilasi

Pemasangan AC pada ruangan dengan lubang ventilasi yang terlalu banyak, akan membuat kinerja AC kurang maksimal. Lalu bagaimana cara pasang AC di kamar dengan ventilasi yang banyak?

Apakah perlu dilakukan penutupan terlebih dahulu? Jawabannya adalah ya, tutuplah lubang ventilasi tersebut dengan karton/plastik guna meningkatkan performa dan efisiensi AC.

3. Lakukan prosedur kesehatan, dan keamanan serta perawatan berkala

Pilihlah tipe AC yang memiliki dampak kesehatan yang baik bagi tubuh, seperti plasma filter, plasmacluster, plasmaster, dan nanoe-g.

Fitur-fitur tersebut dapat menghindari terjadinya pertumbuhan virus, bakteri dan jamur. Walaupun tidak semua bakteri tersebut mati, setidaknya 85% ruang tersebut steril dari bakteri dan virus. Dan hal ini penting terutama bagi Anda yang memiliki anak kecil.

Pastikan Anda membeli produk di toko terpercaya sehingga terjamin keasliannya. Terakhir periksa garansi barang yang Anda beli dan manfaatkan .

4. Lakukan penghematan penggunaan AC

Penting untuk melakukan penghematan pemakaian listrik. Lantaran AC merupakan alat elektronik yang tergolong boros dalam hal konsumsi listrik. Oleh karenanya berusahalah untuk menghemat pemakaian listrik dengan tidak menyalakan suhu kurang dari 22 derajat celcius setiap harinya.

Atur juga agar kecepatan putaran kipas berada pada posisi medium. Dan yang terakhir lakukan perawatan AC dengan rutin mencuci filter/penyaring udara setidaknya seminggu sekali. Hal itu agar kinerja mesin tetap terjaga.

Demikianlah kiat singkat sebelum dilakukan pemasang AC di rumah. Semoga bermanfaat. (rn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *